Rembang, palevioletred-jellyfish-458835.hostingersite.com – Kurang 25 point, Bupati optimis Kabupaten Rembang akan menjadi wilayah zona hijau penyebaran Covid-19.
Diketahui, untuk menuju zona hijau butuh nilai minimum 400 point, sedangan saat ini Kabupaten Rembang baru mendapatkan 375 point.
Bupati Rembang, Abdul Hafidz menjelaskan status wilayahnya saat ini kuning mendekati hijau. Saat ini ada 2 pasien Covid-19 yang dirawat di RSUD dr. R. Soetrasno, jika 1 pasien positif Covid-19 sembuh, maka bisa masuk zona hijau.
“Yang positif berkurang 1 saja, kita sudah hijau. Semua ada hitung-hitungannya,“ katanya.
Baca juga : Pulang dari Bogor, 3 Warga Desa Bungu Langsung Rapid Test
Bupati akan segera mencabut status KLB dengan mempertimbangkan keadaan Kabupaten sekitar Kabupaten Rembang.
“Kabupaten Blora sampai puluhan, kemudian Tuban, Bojonegoro merah berat. Yang agak ringan Rembang sama Pati. Kudus juga masih tinggi. Kalau lihat seperti itu kan ngeri mas,“ imbuhnya.
Saat ini, pihak Pemerintah Kabupaten Rembang juga telah mengedarkan surat pencegahan penyebaran Covid-19 di lingkungan Pesantren yang saat ini sudah mulai masuk.
Bagi santri dari zona merah, harus membawa surat keterangan bebas Covid-19. Begitu masuk Kabupaten Rembang mereka juga wajib menjalani rapid test.
“Jadi santri dari zona merah kita terapkan seperti itu. Tim Gugus Tugas juga mulai stand by di pondok pesantren. Hari Jumat kemarin dimulai dari pondok pesantren MUS Sarang, yang kebetulan mereka langsung berkoordinasi dengan kami,“ Jelasnya.
“Kan nggak semua santri yang masuk sini dirapid test. Hanya dari zona merah saja, misalnya DKI Jakarta, Jawa Barat kemudian Jawa Timur. Rapid test yang ada, belum begitu banyak terpakai. Kemarin yang bantuan Provinsi Jateng 130, salah satunya dipakai untuk rapid di Pasar Rembang,“ tandasnya. (*)
Baca juga :