Pati, palevioletred-jellyfish-458835.hostingersite.com – Dinas Pertanian dan Peternakan (Dispertan) Kabupaten Pati meminta alokasi tambahan pupuk bersubsidi kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah pada Rabu (11/11/2020) lalu.
Kepala Dispertan Kabupaten Pati Muchtar Efendi mengatakan pihaknya meminta realokasi pupuk bersubsidi untuk kabupaten/kota yang memiliki alokasi pupuk yang berlebih.
Efendi menilai daripada alokasi pupuk bersubsidinya tidak terserap, lebih baik dialihkan ke Kabupaten Pati yang saat ini membutuhkan pupuk untuk menyukseskan musim tanam (MT) 1.
“Pada pengajuan ini, kami ajukan sekitar 1.000 ton pupuk untuk jenis Urea dan ZA. Jadi secara keseluruhan tambahan alokasi pupuk bersubsidi untuk Kabupaten Pati sekitar 39.500 ton tergantung usulan yang ada,” ujar Efendi saat ditemui pada Kamis (12/11/2020) kemarin.
Ia pun berharap pengajuan ini nantinya dapat memenuhi kebutuhan pupuk di Bumi Mina Tani.
Baca juga: Bupati Pati: Kalau di Lapangan Pupuk Kurang Berarti Ada Oknum
Sebelumnya, di MT 1 ini, ketersediaan pupuk bersubsidi dipertanyakan para petani. Mereka mengaku kesulitan mendapatkan pupuk bersubsidi.
Padahal dari hitung-hitungan Bupati Kabupaten Pati, Haryanto, kesediaan pupuk bersubsidi di Kabupaten Pati masih mencukupi untuk MT1, bahkan lebih. Haryanto pun menduga adanya oknum distributor atau pengecer yang ‘nakal’.
“Ini masalah pupuk. Ada 13 distributor pupuk di Kabupaten Pati. Sesuai RDKK, MT 1 itu ndak bakal kurang. Bahkan malah lebih. Tetapi, kalau kondisi di lapangan masih kurang, berarti ada oknum-oknum, baik itu distributor maupun pengecer yang tidak bener,” ujar Haryanto saat Rapat Koordinasi Penanganan Covid-19 di Pendopo Kabupaten, pekan lalu. (*)
Baca juga:
- Pupuk Subsidi Tinggal 20 Persen, Dispertan Pati Minta Petani Buat Pupuk Organik
- Masuk Musim Tanam, Pupuk Subsidi Siap Ditebus Petani
- Peroleh Tambahan Pupuk, Dispertan Pati Yakin Stok Pupuk Aman
Jangan lupa kunjungi media sosial kami, di facebook, twitter dan instagram
Redaktur : Ulfa PS