Dihentikan Jadi PNS, Warga Purbalingga Malah Tipu Guru Honorer

Purbalingga, palevioletred-jellyfish-458835.hostingersite.com Warga Kelurahan Purbalingga Wetan berinisial R (40) terjerat kasus penipuan dengan modus pengangkatan guru pegawai negeri sipil (PNS).

Kabag Ops Polres Purbalingga Kompol Pujiono menjelaskan kasus ini sudah dilakukan pelaku selama tiga tahun sejak 2017.

“Tersangka melakukan penipuan pada kurun waktu Desember 2017 hingga September 2020,” Kata Kompol Pujiono dalam konferensi pers di kantornya, Purbalingga, Jumat (22/1/2021)

Korban penipuan yakni T (40) merupakan warga Kecamatan Bojongsari Kabupaten Purbalingga. Korban mengaku dimintai uang oleh tersangka yang totalnya mencapai Rp 370 juta.

Baca juga:Residivis Kasus Penipuan Dijebloskan Bui Setelah 8 Tahun Jadi Buron

Modus pelaku dengan menjanjikan istri korban yang merupakan guru honorer bisa diangkat menjadi PNS dengan membayar sejumlah uang. Setelah percaya, korban kemudian menyerahkan uang secara bertahap baik tunai maupun transfer.

Baca Juga :   Ditambah 6 Orang Ditetapkan Tersangka Investasi Bodong EDC Cash

“Untuk meyakinkan korban, tersangka juga membuat surat pengangkatan PNS palsu. Selain itu, membuat kuitansi palsu bukti biaya pemberkasan PNS yang seolah-olah ditandatangani salah satu pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Purbalingga,” kata Pujiono.

Namun, tiga tahun berlangsung  istri korban  tidak kunjung diangkat PNS, akhirnya korban menyadari telah menjadi korban penipuan. Korban kemudian melaporkan kejadian di Polsek PurbaIingga pada awal Januari 2021. Atas laporan korban tersebut, polisi kemudian menyelidiki dan menangkap pelaku.

“Tersangka diamankan di tempat tinggalnya pada Rabu 13 Januari 2021. Tersangka yang merupakan warga Kelurahan Purbalingga Wetan ternyata berdomisili di wilayah Kelurahan Purbalingga Lor,” jelasnya.

Baca juga: Kenal di Facebook, PNS di Riau Kena Tipu Pria yang Ngaku Tentara Amerika

Baca Juga :   Ngaku Anggota Polsek Bekasi, Dua Polisi Gadungan Diseret ke Bui

Sejumlah barang bukti turut diamankan di antaranya satu lembar fotokopi surat pengangkatan PNS palsu, satu lembar kuitansi penerimaan uang sebesar Rp 75 juta untuk keperluan pemberkasan CPNS tahun 2018, satu bendel bukti transfer uang dari korban kepada tersangka dan dua ponsel.

Pelaku mengaku melakukan aksi penipuan karena terdesak masalah ekonomi. Tersangka tidak memiliki penghasilan tetap setelah diberhentikan sebagai PNS. Tersangka juga mengaku memiliki banyak utang yang nilainya mencapai ratusan juta.

“Tersangka mengaku uang hasil penipuan yang dilakukan sudah habis digunakan untuk keperluan sehari-hari dan untuk membayar utang yang dimilikinya,” jelas Pujiono.

Tersangka dijerat dengan Pasal 378 KUHP subsider Pasal 372 KUHP juncto Pasal 64 KUHP tentang Penipuan dan atau Penggelapan. Dengan ancaman hukuman maksimal empat tahun penjara. (fp)

Baca Juga :   Tendang Pemuda Mabuk, Anggota Satpol PP di Blora Dipecat

Baca juga: Nyamar Pegawai Bea dan Cukai, Dua Pria Ini Gelapkan Kamera Mirrorles

 

Artikel ini telah tayang di Detik.com dengan judul ‘Jadi Korban Tipu-tipu Pengangkatan Guru PNS, Duit Rp 370 Juta Melayang’.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari palevioletred-jellyfish-458835.hostingersite.com  di Google News. silahkan Klik Tautan dan jangan lupa tekan tombol "Mengikuti"

Jangan lupa kunjungi media sosial kami

Video Viral

Kamarkos
Pojoke Pati