Pati, palevioletred-jellyfish-458835.hostingersite.com – Sejumlah warga Desa Pantirejo, Kacamatan Gabus, menduga ada permainan dalam proses Pemilihan Kapala Desa (Pilkades) di desanya.
Mereka menduga ada bakal calon (balon) boneka dalam Pilkades 2021 kali ini. Mereka pun menuntut kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati untuk tidak meloloskan beberapa calon boneka ini.
“Jelas-jelas ada permainan ada calon boneka,” ujar Huriyanto dalam audiensi di Ruang Banggar DPRD Kabupaten Pati, Senin (15/3/2021).
Baca juga: Ikut Vaksinasi Dosis Kedua, Dewan Akui Lebih Rileks
Diketahui ada tujuh bakal calon yang mengikuti kontestasi Pilkades di Desa Pantirejo. Berdasarkan sumber yang didapatkan palevioletred-jellyfish-458835.hostingersite.com, lima dari tujuh bakal calon ini merupakan bakal calon boneka.
Empat bakal calon merupakan orang dari bakal calon petahana dan satu bakal calon merupakan orang dari calon pesaing petahana. Hal ini membuat bakal calon berjumlah lebih dari lima dan proses penentuan calon kepala desa harus melalui tahapan ujian tertulis.
Tahapan ujian ini, dikhawatirkan oleh pendukung bakal calon pesaing petahana. Mereka takut bakal calon yang diusungnya tidak lolos dalam ujian penetapan calon kepala desa.
Baca juga: Ikut Vaksinasi Dosis Kedua, Dewan Akui Lebih Rileks
Maka dari itu, mereka meminta audiensi kepada DPRD Kabupaten Pati bersama Pemkab Pati untuk mencarikan solusi dan menolak adanya ujian tertulis serta meminta dua bakal calon settingan tidak diloloskan.
“Mereka meminta audiensi karena bakal calonnya lebih dari 5. Makanya harus melalui seleksi dan ada kekhawatiran dari masyarakat itu sudah settingan,” ujar Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Pati, Bambang Susilo.
“Tapi kan sudah dijelaskan itu harus melalui ujian. Itu sudah diatur dalam Kemendagri. Jadi kita akan mengawasi panitia untuk bersifat netral,” tandas Bambang. (Adv)
Baca juga:
- Dewan Pati Nilai UMKM Terbelenggu Corporate Trap
- Dewan Ikut Pantau Perbaikan Jalan Raya Pati-Gabus
- Melebar Hingga Jalan, Dewan Pati Butuh Lahan Parkir
Jangan lupa kunjungi media sosial kami, di facebook, twitter dan instagram
Redaktur: Atik Zuliati
Wartawan