Pati, palevioletred-jellyfish-458835.hostingersite.com – Seorang pemuda ditemukan berlumuran darah di kebun ketela turut Desa Guwo Kecamatan Tlogowungu, Selasa (13/4/2021) dini hari. Pemuda ini diduga hendak bunuh diri dengan cara melukai bagian perutnya dengan benda tajam.
Pemuda yang ditemukan berlumuran darah itu berinisal AS. Pemuda berusia 28 tahun warga Desa Tlogorejo Kecamatan Tlogowungu itu, diduga hendak melakukan perbuatan bunuh diri lantaran menggelapkan uang calon kepala desa di desa setempat.
Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Tlogowungu, AKP Sunaryo membenarkan kabar ini. Pihaknya telah menyelamatkan korban yang nekat melukai dirinya sendiri di bagian perutnya dengan benda tajam berupa silet. Penyelamatan ini dilakukan setelah pihaknya mendapatkan laporan dari warga yang mendengar erangan korban.
Baca juga:Hasil Perikanan Pati Capai Rp1,2 Triliun dalam Setahun
“Memang benar ada orang yang ditemukan dalam keadaan bersimbah darah. Tapi sebetulnya ada saksi yang melihat sepeda motor tergeletak di pinggir jalan sekitar pukul 04.15 WIB. Setelah melihat keadaan sekitar terdengar seorang yang mengerang bersimbah darah. Karena takut kemudian saksi melaporkan ke Polsek,” tutur Sunaryo saat dikonfirmasi.
AKP Sunaryo mengatakan, setelah menerima laporan itu dia bersama sejumlah anggotanya mendatangi lokasi dan mendapati korban percobaan bunuh diri itu masih hidup dan dapat masih dapat berkomunikasi, yang kemudian dilakukan penyelamatan dengan membawanya ke RSUD RAA Soewondo.
“Saya juga merasa kawatir jangan-jangan ini korban percobaan pembunuhan, awalnya kita kan berpikirnya demikian ya. O ternyata tidak, ternyata korban melakukan percobaan bunuh diri menggunakan silet,” tuturnya.
Baca juga: Video : Bentengi Pemuda Dari Paham Radikal, Dinsos PPKB Gelar Sekolah Inklusi
Kesimpulan percobaan bunuh diri ini diketahui Sunaryo ketika menanyakan langsung kepada korban.
“Waktu kita mencari siletnya kesulitan tapi kita menyelamatkan korban dengan membawa ke RSUD RAA Soewondo. Bahkan sesampai di rumah sakit masih bisa ngomong dia itu,” terangnya.
Sunaryo mengatakan, belum tahu pasti motif AS nekat melakukan percobaan mengakhiri hidupnya itu, apa terkait dengan pilkades atau permasalahan lain.
“Tadi masih hidup saya tanya, ia ngomong ‘tak suek sama silet, pak.’ Diduga sama teman-temannya soal Pilkades. Tapi ada informasi lain ada selisih sama pacarnya,” tandasnya
Akibat upaya percobaan bunuh diri itu, bagian perut bawah korban mengalami luka sepanjang 20 cm hingga tembus usus dan selaput dinding perut.(*)
Baca juga:
- Ungkap Kasus Pembunuhan, Anggota Polres Rembang Dapat Penghargaan
- News Grafis : Polres Rembang Gelar Rekonstruksi Pembunuhan Dalang di Rembang
- Anak Korban Pembunuhan di Rembang Harap Pelaku Dapat Hukuman Setimpal
Jangan lupa kunjungi media sosial kami, di facebook, twitter dan instagram
Redaktur: Atik Zuliati
Wartawan