Lebih Menguntungkan, Petani Gunungwungkal Gunakan Sistem Tumpang Sari

Pati, palevioletred-jellyfish-458835.hostingersite.com Koordinator Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Kecamatan Gunungwungkal, Med Nurhindarno, mengungkapkan petani di Gunungwungkal memaksimalkan lahan pertanian dengan menerapkan sistem tanam tumpang sari.

Sistem penanaman tumpangsari (intercropping) menurutnya banyak memberikan manfaat bagi para petani. Khususnya dari sisi peningkatan ekonomi maupun dalam mewujudkan pertanian berkelanjutan yang lebih baik.

“Lahan kami memiliki kontur yang berbukit-bukit. Sehingga untuk memaksimalkan lahan yang dimiliki petani, kami menerapkan sistem tumpang sari,” ungkapnya, Senin (3/5/2021).

Selain itu, kelebihan system tumpang sari dapat meningkatkan kesuburan tanah karena ada rotasi tanaman dalam satu waktu.

Baca juga: BPP Gunungwungkal Ajak Petani Optimalkan Produktivitas Tanaman Holtikultura

Terlebih lahan pertanian di Gunungwungkal didukung dengan kesuburan karena letak geografisnya yang berada di lerang Muria sehingga bisa digunakan untuk menanam berbagai jenis komoditas.

Sistem tanam tumpang sari memungkinkan petani mendapatkan pendapatan dari hasil pertanian yang berbeda. Hasil tersebut dapat digunakan untuk bertahan ketika mereka mengalami gagal panen akibat cuaca pun kondisi yang tidak terduga pada pertanian.

Adapun komoditas yang biasa ditanam oleh petani Gunungwungkal secara tumpang sari adalah tanaman pangan terdiri dari padi, jagung, kacang tanah, dan ubi jayu.

Baca juga: Harga Ubi Kayu Turun, Petani Gunungwungkal Beralih ke Biofarmaka

Sementara tanaman perkebunan terdiri dari tebu, kopi, kakao, dan kelapa. Sedangkan tanaman holtikultura terdiri dari durian, jeruk, alpukat, mangga, pisang, manggis.  Selain itu, terdapat tanaman biofarmaka seperti laos, jahe, sembung, kencur, dan kapulaga.

Med mengatakan bahwa petani memanfaatkan tumpang sari sebagai sistem tanam yang bisa memaksimalkan hasil produksi. Dalam satu kali masa tanam dan panen, petani bisa mendapatkan beberapa kali panen dengan dua jenis tanaman yang berbeda.  (*)

Baca juga: Jelang Lebaran, Penumpang Bus AKAP Meningkat

 

Jangan lupa kunjungi media sosial kami, di facebook, twitter dan instagram

Redaktur: Ulfa PS

 

[embedyt] https://www.youtube.com/watch?v=2_2bbUp18Qk[/embedyt]