Pati, palevioletred-jellyfish-458835.hostingersite.com – Karantina wilayah atau lockdown di Perumahan RSS Sidokerto telah dibuka pada akhir pekan ini. Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kabupaten Pati membatasi lockdown ini hingga Jumat (21/5/2021) kemarin atau mulai dibuka pada hari ini, Sabtu (22/5/2021).
Namun, berdasarkan pantuan Jumat kemarin, jalan akses utama Perumahan RSS Sidokerto sudah dibuka dan tidak dijaga oleh petugas. Sedangkan jalan alternatif masih ditutup dengan portal.
Meskipun lock down di RSS Sidokerto sudah dibuka, Bupati Pati Haryanto mengungkapkan warga perumahan tersebut tidak semerta-merta boleh bebas. Namun, tetap menjaga diri dengan tetap isolasi mandiri di rumah masing-masing.
“Dibuka lockdown-nya, Mas. Namun, tetap pengawasan ketat,” ungkapya saat dihubungi kemarin.
Baca juga: RSS Sidokerto Dilockdown, Pemerintah dan Masyarakat Suplai Kebutuhan Makanan
Sedangkan hasil swab PCR di RSUD Soewondo Pati pada Senin (17/5/2021) lalu, masih ada beberapa warga perumahan yang positif. Kata Camat Pati Didik Rusdiartono, hasil swab 25 warga itu ada tujuh orang yang negatif. Sedangkan sisanya (18 warga) masih positif Covid-19.
Hasil tes PCR 11 warga di RSS Sidokerto masih positif Covid-19. Rencananya, akan diberlakukan isolasi mandiri lagi. Tes itu diselenggarakan 15 Mei lalu. Namun, hasilnya baru keluar 16 Mei.
Baca juga; Pengunjung Membludak, Pantai Karangjahe Terapkan Sistem Buka Tutup
Seperti yang telah diberitakan sebelumnya, Perumahan RSS Sidokerto, Desa Sidokerto, terpaksa di-lockdown. Kebijakan ini dilakukan mengingat setidaknya ada 57 warga yang mengidap virus corona dengan kebanyakan berstatus tanpa gejala.
Mereka tertular virus yang menyerang sistem pernapasan ini setelah adanya klaster tarawih di Masjid Al-Istiqomah yang berada di perumahan tersebut. Klaster penyebaran virus corona ini diduga disebabkan adanya imam tarawih yang positif Covid-19 dengan status tanpa gejala atau OTG dan tidak menggunakan masker.
“Karena ber-AC jadi cepat menyebar,” ujar Haryanto. (*)
Baca juga: Kena PHK Lantaran Pandemi, Pemuda Pati Ini Banting Setir Jadi Pengusaha Barbershop
Jangan lupa kunjungi media sosial kami, di facebook, twitter dan instagram
Redaktur: Ulfa PS
[embedyt] https://www.youtube.com/watch?v=4CjUiFw6–g[/embedyt]