Pati, palevioletred-jellyfish-458835.hostingersite.com– Setidaknya terdapat 21 tenaga kesehatan (nakes) Puskemas di Kabupaten Pati yang positif Coronavirus Disease atau Covid-19.
Bupati Pati Haryanto mengatakan para nakes ini tersebar di tiga Puskemas yang berbada. Yakni di Puskemas Batangan, Puskesmas Gembong dan Puskemas Wedarijaksa 1. Pihaknya pun menutup sementara puskemas ini untuk dilakukan sterilisasi dengan disinfektan.
Baca Juga: Klaster Sekolah, 33 Guru di Pekalongan Positif Covid-19
“Ada yang kita tutup di Puskesmas Batangan ada positif tujuh, Puskesmas Wedarijaksa 1 ada positif delapan, kemudian di Puskemas Gembong, kalau Gembong sudah kita buka,” tutur Haryanto kepada awak media selepas menghadiri acara Rapat Paripurna di Gedung DPRD Kabupaten Pati, Kamis (3/6/2021) siang
“Gembong masih isolasi tetapi layanan kan ndak bisa ditutup terus dan kita telah sterilakan selama empat hari. Ada enam,” lanjut Haryanto
Haryanto mengungkapkan para nakes ini terinfeksi virus corona dari pasien yang berobat di masing-masing puskemas. Sebelumnya, pasien ini belum diketahui terpapar Covid-19.
Baca Juga: Lonjakan Covid-19 di Kudus, Kepala BNPB Bertolak ke Kudus
“Karena kan meraka pelayanan. Pelayanan itu kan mempunyai resiko terinfeksi. Mereka rentan terkena virus corona maka dari itu kita harus memakai masker,” jelas Haryanto
Selain ketiga puskemas itu, salah satu fasilitas kesehatan yang dekat dengan Puskemas Wedarijaksa I juga terpapar virus corona. Sebanyak tujuh orang positif Covid-19 di klinik kesehatan yang bernama Klinik Lestari.
Klinik ini pun ditutup atau di-lockdown untuk sementara waktu, mulai tanggal 28 Mei lalu hingga 10 Juni 2021 mendatang.(*)
Baca Juga:
- Angka Covid-19 di Pati Meningkat, Operasi Yustisi Kembali Digencarkan
- 11 Orang Positif Covid-19, Desa di Kudus Terapkan Mikro Lockdown
- Tak Ingin Ada Lonjakan Covid-19 di Pati, Bupati Lakukan Operasi Yustisi
Jangan lupa kunjungi media sosial kami, di facebook, twitter dan instagram
Redaktur: Mila Candra