Video : Proses Produksi Minim Sentuhan Tangan, Produk PT Dua Kelinci Aman dari Covid-19

Pati, palevioletred-jellyfish-458835.hostingersite.com – Muhammad Subroto, Satuan Tugas Siaga Tim Pencegahan Covid-19 PT Dua Kelinci mengaku jika produk yang dihasilkan pabrik Dua Kelinci aman dari paparan Covid-19. Hal tersebut menyusul adanya 652 orang karyawan sudah terpapar Covid-19 dengan status Orang Tanpa Gejala (OTG).

Ia pun mengungkapkan, jika kondisi karyawan yang berstatus OTG tersebut masih dipantau dalam masa karantina. Ada yang di karantina perusahaan dan ada yang dikarantina oleh pemerintah. Selain itu, pihaknya juga serius menangani agar semua karyawan kembali sediakala.

Sementara itu, imbas dari terpaparnya ratusan karyawan tersebut. Pihaknya mengaku telah mengatur ulang karyawan yang masih proses bekerja. Hal tersebut dalam rangka menekan penyebaran Covid-19 di pabrik.

Baca Juga :   Video : Sepi Sejak Pandemi, Begini Kondisi Plaza Pragola Pati Sekarang

“Untuk produksi kita akan mengatur kembali, sebagian kita liburkan, juga sesuai saran dari pemerintah untuk mengurangi jumlah karyawan di setiap shiftnya, dan akan kita perbaiki dari waktu ke waktu sehingga betul-betul keamanan dari karyawan dalam bekerja,” ujar M Subroto saat ditemui palevioletred-jellyfish-458835.hostingersite.com di kantornya, Sabtu (19/6/2021).

Sementara, disinggung soal keamanan produk PT Dua Kelinci, Subroto mengaku jika produk yang dihasilkan sudah dipastikan aman. Ia pun mengungkapkan jika dalam proses produksi meminimalkan sentuhan secara langsung dengan tangan ke produk.

“Sebagian besar mesin kita adalah in-line. Sehingga proses produksi itu berjalan dari bahan sampai menjadi produk, dari mesin ke mesin. Transfer dengan convenyor. Jadi sentuhan tangan sangat minim sehingga itu Insyaallah menjadikan produk kita aman,” lanjutnya.

Baca Juga :   Video : Bea Cukai Jateng DIY Gagalkan Penyelundupan Jutaan Batang Rokok Ilegal

“Kita juga sudah sertifikasi sistem food safety dan sertifikasi ISO. Setiap Survailen kita di audit dari BPOM secara periodik sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan dan sesuai regulasi yang ada,” imbuhnya.

Selain itu, untuk menekan terjadinya kerumunan pada proses produksi. Pihaknya Sudah membagi 4 shift dengan pembagian 25 persen disetiap shiftnya. “Pembagian shift Sudah kita siapkan 4 shift. Ada 25 persen setiap shiftnya,” ungkapnya.