Rembang, palevioletred-jellyfish-458835.hostingersite.com – Desas-desus mengenai relokasi Pasar Rembang kembali mencuat. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang kabarnya akan tetap melakukan relokasi.
Meskipun dalam mediasi sebelumnya mendapat penolakan dari para pedagang, Bupati Abdul Hafidz menegaskan bahwa seperti wacana semula, Pasar Rembang akan dipindahkan ke bekas pasar hewan, Kampung Baru, Desa Sumberejo.
Menanggapi isu tersebut, Kepala Paguyuban Pedagang Pasar Rembang, Ahmad Rif’an angkat suara. Ia kembali menegaskan, pihak pedagang Pasar Rembang tidak berkenan jika harus direlokasi.
Baca juga: Video : Karyawan Terima Vaksinasi, Satgas Rembang Targetkan Seribu Pekerja
Ia menambahkan, para pedagang sebenarnya sangat mendukung wacana pembangunan pasar. Hanya saja untuk lokasi, mereka lebih menghendaki jika Pasar Rembang di lokasi saat ini cukup direnovasi saja, bukan dipindahkan ke tempat lain. Sebab pembangunan di lokasi saat ini telah ditetapkan sejak tragedi kebakaran 2011 silam. Belum lagi saat momen Pilkada 2020 lalu, Abdul Hafidz menegaskan tidak akan merelokasi pasar tersebut.
“Ini sebenarnya bukan hanya persoalan pedagang dengan Pemkab, tetapi juga masyarakat luas. Karena harus dikaji juga pemindahan ini alasannya apa,” ujar Rif’an saat dihubungi palevioletred-jellyfish-458835.hostingersite.com, Senin (21/6/2021).
Lebih lanjut Rif’an menuturkan, jika alasan relokasi pasar adalah untuk mengurai kemacetan, maka memindahkannya ke Kampung Baru justru bukan tindakan yang solutif. Mengingat lokasi baru tersebut merupakan daerah dengan pemukiman cukup padat.
Baca juga: Karyawan Terima Vaksinasi, Satgas Rembang Targetkan Seribu Pekerja
Menurut hematnya, agar di lokasi sekarang tidak semrawut, mestinya dibangun lantai tiga. Lalu dibangun baseman di area bawah untuk mode transportasi terpadu dan tempat parkir.
“Saya kira pemindahan pasar bukan satu-satunya cara untuk mengurai kemacetan. Nyatanya di pasar-pasar di kota-kota lain juga banyak yang di tengah kota, dan nggak ada masalah. Itu tergantung pengelolaan aja,” tegasnya.
Senada dengan Rif’an, Bambang Sumantri selaku Humas Paguyuban Pedagang Pasar Rembang mengungkapkan, rata-rata pedagang menolak relokasi karena lokasi baru yang dinilai kurang strategis. Ia juga menawarkan alternatif, misalnya memang harus dipindahkan, maka akan lebih cocok jika dipindahkan ke sekitar Perempatan Galonan, Rembang, karena aksesnya yang mudah dan tepat untuk pengembangan wilayah perkotaan.
“Tapi itu alternatif terakhir, kami tetap berharap Pasar Rembang bertahan di lokasi sekarang,” pungkasnya. (*)
Baca juga:
- Vaksinasi di Kabupaten Rembang Baru Mencapai 51 Persen
- Video : PKL Alun-Alun Rembang Minta Kelonggaran Jam Operasional
- CJH Rembang Belum Ada yang Lakukan Penarikan Pelunasan BPIH
Jangan lupa kunjungi media sosial kami, di facebook, twitter dan instagram
Redaktur: Atik Zuliati
[embedyt] https://www.youtube.com/watch?v=fyjvxSLOHsQ[/embedyt]