Pati, palevioletred-jellyfish-458835.hostingersite.com – Harga kopi di Kabupaten Pati mengalami kenaikan. Per kilogram biji kopi dihargai Rp24 ribu, bahkan lebih. Namun, kenaikan ini tak membuat petani kopi mengalami kenaikan keuntungan. Justru, dengan melejitnya harga kopi ini, membuat permintaan pasar turun.
Petani Kopi Pangonan, Mohammad Riyadi mengatakan, saat ini harga biji kopi Rp24.000 dari yang semula Rp20.000. Melambungnya harga biji kopi dari petani ini, mulai terjadi pada tiga bulan belakangan secara bertahap.
“Kita penjualan malah semakin menurun karena harga yang terlalu tinggi. Namun kami sebagai petani bersyukur karena harga kopi yang lumayan bagus,” ujarnya.
Dibandingkan tahun kemarin yang hanya laku Rp19.000, disebutnya, untuk harga biji kopi tahun ini sangat memuaskan. Tidak sampai di situ, hasil panen pada tahun ini juga sangat memuaskan, dengan peningkatan sebesar 30%.
“Kapasitas panen tahun ini ada kenaikan sekitar 30%. Karena di kebun saya sendiri itu tahun kemarin sekitar 700 kg. Dan sekarang hampir 1 ton. Dari luas lahan 1.300 meter persegi,” rincinya.
Ia membeberkan, kebanyakan lahan yang ditanami kopi di wilayah Kabupaten berjuluk Bumi Mina Tani adalah kopi jenis robusta. Meskipun ada sebagian petani yang menanam jenis Arabika, itu pun jumlahnya tidak begitu banyak.
Tim Redaksi Khusus Video dan Konten