Rembang, palevioletred-jellyfish-458835.hostingersite.com – Jelang pergantian tahun baru 2022, alun-alun Rembang akan ditutup. Warga pun diimbau untuk tidak menimbulkan kerumunan.
Menjelang pergantian tahun baru dari 2021 ke 2022, Polres Rembang melalui Satgas Pos Pelayanan Alun-alun Rembang, berencana akan menutup seluruh aktivitas di sekitar alun-alun. Hal tersebut bertujuan untuk mengurangi kerumunan di masa PPKM ini.
Masyarakat diimbau untuk merayakan tahun baru dengan tidak menimbulkan kerumunan. Saat ini, di berbagai pertigaan maupun perempatan jalan, telah diterjunkan anggota dari Polres Rembang untuk mengamankan kerumunan jelang tahun baru 2022.
Sukiyatno selaku Kepala Pos Pelayanan Alun-alun Rembang Polres Rembang mengatakan, alun-alun akan ditutup pada tanggal 31 Desember 2021 pukul 17.00 WIB hingga 1 Januari 2022 pukul 00.00 WIB. Pelaku usaha di sekitar alun-alun juga dihimbau untuk tidak berjualan sementara hingga alun-alun dibuka kembali.
“Alun-alun ditutup sesuai dengan surat edaran Pak Bupati,” ungkap Sukiyatno.
Meskipun begitu, kegiatan ibadah di masjid Agung Rembang tetap berjalan. Polres Rembang tidak melakukan pengamanan khusus di masjid, hanya mengimbau agar kegiatan peribadatan menyesuaikan waktu seperti biasa.
“Alun-alun tidak sepenuhnya steril. Sholat masih boleh, tapi ya waktunya kan terbatas. Habis sholat langsung pulang,”kata Sukiyatno saat ditemui Kamis (30/12/2021).
Nantinya, Polres Rembang akan bersinergi denga OPD terkait untuk melakukan pengamanan, baik yang bersifat preventif maupun represif. Sementara itu, info penutupan alun-alun Rembang saat pergantian tahun juga sudah disampaikan ke Babinkantibmas dan Babinsa untuk diteruskan ke masyarakat.
“Kami sudah sampaikan ke sosial media, radio, Instagram, bahkan Babinkantibmas dan Babinsa juga sudah kami beritahu agar disampaikan ke masyarakat. Nggak usah ke alun-alun. Di rumah saja,” tegas Sukiyatno.
Dengan demikian, perayaan tahun baru di Kabupaten Rembang akan ditiadakan seperti pesta kembang api dan lain sebagainya. Sebagai upaya untuk mendukung program pemerintah mengatasi penyebaran penularan virus Covid-19. (*)