Rembang, palevioletred-jellyfish-458835.hostingersite.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang masih terfokus pada penanganan pandemi Covid-19. Melalui Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD), Pemkab Rembang mengungkap seluruh OPD dikenai pemotongan anggaran.
Pemotongan atau refocusing anggaran masih dilakukan oleh Pemkab Rembang hingga saat ini. Bupati Rembang, Abdul Hafidz mengungkapkan bahwa pemotongan anggaran tersebut sebagian digunakan untuk membayar kegiatan penanganan pandemi yang belum lunas tahun lalu.
Terkait dengan hal itu, Fery Sumardi selaku Kepala BPPKAD Rembang mengatakan, untuk refocusing anggaran telah diserahkan ke masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Hal tersebut dapat diartikan bahwa seluruh OPD di Kabupaten Rembang harus mengurangi anggarannya untuk penanganan pandemi ini.
“Jadi pemotongan anggarannya seperti di Dinsos (Dinas Sosial) ada, DKK (Dinas Kesehatan Kabupaten) ada, di Satpol PP ada,” terang Fery pada Rabu (16/02/2022).
Sementara itu, besaran anggaran yang dipotong akan disesuaikan pula dengan kebutuhan masing-masing OPD. Sehingga akan berbeda antara dinas satu dengan dinas lainnya.
Terkait dengan total anggaran yang dipangkas, Pemkab Rembang masih belum memastikan hal tersebut. Fery menyebut, pihaknya masih melakukan akumulasi data terkait total refocusing anggaran.
“Masih proses, jadi kami masih harus surati dulu ke setiap OPD nya nanti baru kami hitung total anggaran yang dipotong berapa,” katanya.
Hingga saat ini, Pemkab Rembang mendiskusikan terkait dengan dengan kegiatan penanganan Covid-19 yang semakin merebak. Mengingat kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Rembang juga semakin meningkat.
“Tadi juga rapat terakit kegiatan penanganan. Ini masing-masing OPD juga hadir untuk bagaimana ke depannya kita mengahadapi pandemi ini,” ungkap Feru kepada palevioletred-jellyfish-458835.hostingersite.com. (*)