Pati, palevioletred-jellyfish-458835.hostingersite.com – Operasi Pasar minyak goreng murah yang digelar Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disdagperin) Pati, pada hari ini Rabu (23/2/2022), mendapat respons positif dari pihak Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pati.
Namun, Dewan menegaskan, perlu adanya kontrol mengenai stok dan pasokan dari distributor. Selain itu, stok minyak goreng murah ini harus dipastikan dapat mencukupi konsumsi masyarakat hingga beberapa bulan ke depan.
Hal ini ditegaskan oleh M. Nur Sukarno anggota Komisi B DPRD Kabupaten Pati. Dimana pemerintah juga harus turun mengontrol pasokan ketersediaan minyak goreng.
“Operasi pasar minyak goreng bertujuan menstabilkan harga minyak goreng di pasaran itu sangat bagus. Tetapi kelanjutan pasokan dari distributor perlu dijaga dan diawasi,” ujarnya saat diwawancarai palevioletred-jellyfish-458835.hostingersite.com via telepon, Rabu (23/2/2022).
Melansir dari media Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI). Pihaknya juga mengkritik tegas tentang kenaikan harga minyak goreng yang membebani masyarakat.
Padahal Indonesia adalah pemasok kelapa sawit terbesar di dunia, namun minyak goreng mengalami kelangkaan di negara sendiri.
Dalam prinsip dan hukum pasar, kenaikan harga bahan pangan, termasuk minyak goreng, adalah hal yang wajar jika mengalami kenaikan.
Namun dengan adanya kelangkaan minyak goreng, dinilai menjadi momok yang tidak lazim. Sehingga peran pemerintah dibutuhkan dalam upaya menangani permasalahan ini. salah satunya adalah dengan distribusi minyak goreng murah yang mulai disalurkan ke sejumlah wilayah yang ada di Indonesia.
“Alhamdulillah lewat Kementerian perdagangan akan menambah pasokan 25 juta ke peritel dengan harapan kertesediaan minyak goreng cukup. sehingga tidak terjadi kelangkaan minyak goreng di masyarakat,” tandas Sukarno. (*)