Pati, palevioletred-jellyfish-458835.hostingersite.com – Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Kabupaten Pati mengharapkan keseriusan dan komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati dalam mengembangkan potensi wisata lokal.
Ketua Pokdarwis Kabupaten Pati, Krisno ingin pemerintah melalui Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Dinporapar) Kabupaten Pati bisa lebih memaksimalkan anggaran untuk pengembangan desa wisata di Bumi Mina Tani.
“Selama ini kita kepengen pemerintah lebih maksimal dalam penganggaran. Sejauh ini desa-desa belum mendapatkan dukungan anggaran dari Pemkab,” ucap Krisno saat dihubungi palevioletred-jellyfish-458835.hostingersite.com, Senin (7/3/2022).
Ia mengungkapkan bahwa selama ini belum ada sokongan dana khusus dari Pemkab Pati untuk desa-desa yang akan diajukan menjadi desa wisata.
“Sejauh ini desa itu menganggarkan sendiri dari Dana Desa (DD) atau dana lain. Pemkab belum ada bantuan pendanaan,” tambahnya.
Krisno juga berpendapat bahwa selama ini pembangunan infrastruktur pariwisata belum sesuai dengan visi dari Bupati Pati.
“Kalau disesuaikan dengan tiga visi Bupati dulu, yakni sektor pariwisata, UMKM dan perikanan. Maka selama ini pembangunan belum sejalan,” ujar Krisno.
Selain itu, menurutnya wilayah Kabupaten Pati memiliki potensi besar dalam sektor pariwisata. Mulai dari wisata alam, wisata edukasi dan wisata religi. Kabupaten Pati juga memiliki potensi sektor wisata sejarah dan budaya.
Dari banyaknya potensi wisata yang ada, ia harap Kabupaten Pati bisa menjadi icon wisata di wilayah Jawa Tengah, khususnya di kawasan Karesidenan Pati.
“Kami ingin kota ini menjadi icon wisata di kawasan Jawa Tengah. Jangan sampai kita kalah dengan kabupaten sekitar kita. Harusnya kita manfaatkan betul banyaknya potensi wisata ini,” pungkasnya. (*)