Pati, palevioletred-jellyfish-458835.hostingersite.com – Pemerintah Kabupaten Rembang, Jawa Tengah menyatakan akan tetap menggelar vaksinasi Covid-19 saat bulan Ramadan 1443 Hijriah.
Kabag Prokopimda Setda Kabupaten Rembang yang juga anggota gugus tugas percepatan penanganan Covid-19, Arief Dwi Sulistya mengatakan bahwa kebijakan ini merujuk pada Ramadan tahun sebelumnya.
Pemkab juga menilai, sudah tidak ada perbedaan pendapat di masyarakat bahwa suntikan vaksin tidak membatalkan puasa.
“Ramadan vaksinasi bisa dilakukan malam di pos-pos pelayanan kesehatan tetap dilakukan mempertimbangkan kesiapan dari masing-masing peserta,” ujar Arif saat diwawancarai palevioletred-jellyfish-458835.hostingersite.com di kantornya.
Vaksinasi di bulan ramadan juga dimaksudkan untuk menggenjot target vaksinasi tahap 2 sebesar 80 persen dan akselerasi vaksin booster.
Arief mengatakan bahwacapaian vaksinasi kumulatif tahap 1 di Kabupaten Rembang pekan ini sudah mencapai 87,6 persen. namun untuk vaksinasi tahap 2 baru mencapai 65,5 persen, sedangkan tahap ke 3 atau booster baru 7,18 persen.
Arief juga menjelaskan bahwa program vaksinasi dari pemerintah tidak boleh berhenti karena vaksin Covid-19 ada masa kadaluwarsanya.
Dengan capaian vaksinasi booster yang baru mencapai kurang dari 10 persen, maka target ini masih jauh dibandingkan dengan capaian vaksinasi tahap 1 dan 2.
“Rembang yang hampir kadaluwarsa kita genjot, harus kita salurkan. Untuk menghindari yang kadaluwarsa kita atur di Fasyankes. Kita bisa memaksimalkan, melihat kapan masa kadaluwarsanya. jangan sampai di Rembang ada kadaluwarsa belum disuntikkan,” imbuhnya.
Ditanya soal kendala program vaksinasi di Rembang, Arief mengatakan sejak awal tahun 2022 lalu, stok vaksin untuk Kabupaten Rembang relatif stabil. Namun belakangan, masyarakat Rembang mulai pilih-pilih jenis vaksin, mengingat setiap beberapa vaksin memiliki efek samping yang cukup keras.
“Kami harapkan masyarakat tidak pilih-pilih karena beberapa waktu ada yang ketakutan yang kena KIPI. Maunya divaksin dengan salah satu merek,” tandas Arif. (Adv)
Wartawan Area Kabupaten Pati