palevioletred-jellyfish-458835.hostingersite.com – Siswi di SMAN 1 Banguntapan, Bantul, DIY mengungkapkan dirinya dipaksa mengenakan hijab oleh guru BKnya. Hal tersebut pun membuat salah satu siswi dari sekolah negeri tersebut pindah sekolah.
Dilansir dari Detik News, Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) DIY memfasilitasi siswi tersebut untuk pindah sekolah.
“Sudah komunikasi dengan pendamping jadi hari ini mungkin mereka sudah mengonfirmasi di tempat yang baru. Kemungkinan di SMAN 7 Yogya,” kata Kepala Disdikpora DIY Didik Wardaya saat dihubungi wartawan, seperti dilansir detikJateng, Senin (1/8/2022).
Dalam hal ini, Didik menyebut pihaknya telah melakukan konfirmasi dan klarifikasi terhadap SMAN 1 Banguntapan dan pihak yang mengadukan masalah.
“Ya kita klarifikasi kemarin baik ke sekolah maupun yang mengadukan. Untuk lebih jauh kita dalami permasalahan sebenarnya apa? Tapi untuk memberi rasa nyaman kepada si siswa kami berikan kesempatan si siswa apakah sekolah di situ atau di tempat lain kami carikan,” tutur dia.
Kemudian berkenaan dengan pelanggaran yang dilakukan oleh SMA 1 Banguntapan, Didik mengungkapkan bahwa Disdikpora DIY masih menyelidiki kasus tersebut. Yangmana penelusuran terus dilakukan untuk mengungkap jika benar adanya fakta pemaksaan penggunaan hijab dan penjualan paket seragam muslim.
“Iya kita telusuri juga. Ya kita baru ini baru kita dalami. Saya sendiri membentuk teman-teman semacam satgas dengan teman-teman kemudian mereka menelusuri memanggil itu. Nggak boleh (jual beli seragam). Sesuai dengan peraturan menteri tersebut penjualan seragam itu tidak boleh dilakukan sekolah,” ujar dia. (*)
Artikel ini telah tayang di Detik News dengan judul “Siswi SMA di Bantul yang Mengaku Dipaksa Berhijab Pilih Pindah Sekolah”