Seorang Pria Asal Wedarijaksa Pati Ditemukan Tewas di Dalam Sumur

Pati, palevioletred-jellyfish-458835.hostingersite.com – Seorang pria bernama Subari asal Desa Wedarijaksa Kecamatan Wedarijaksa Kabupaten Pati ditemukan tewas di dalam sumur pada Kamis (15/9/2022) sore pukul 15.30 WIB.

Menurut keterangan dari AKP Pujiati selaku Kepala Seksi (Kasi) Humas Polres Pati, Subari bekerja di UPC Pasar Puri Pati. Saat dikunjungi rekannya di rumah Subari tidak ada. Lalu rekannya tersebut memanggil dan masuk ke dalam rumah.

Merasa penasaran temannya mencoba mencari di belakang rumah. Dirinya lalu melihat ke dalam sumur dan terlihatlah kaki yang mengambang dari dalam sumur.

“Setelah mengecek di belakang rumah dan melihat ke dalam sumur, saksi 1 melihat sepasang kaki tampak mengambang dengan posisi kepala di bawah. Atas kejadian tersebut korban memberitahu saksi 2 dan melaporkan kejadian tersebut ke tetangga sekitar,” ucap AKP Pujiati saat dikonfirmasi palevioletred-jellyfish-458835.hostingersite.com, Jumat (16/9/2022) melalui sambungan telepon.

Lantas, Pemerintah Desa Wedarijaksa dan Polsek Wedarijaksa bersama warga membantu mengevakuasi korban dari dalam sumur. Diangkatlah tubuh Subari yang sudah tidak bernyawa.

Setelah dievakuasi, jenazah lalu diperiksa oleh tim medis dari Puskesmas Wedarijaksa. Dari penjelasan petugas medis dr. Anim Rotidhatul Nisa, korban diperkirakan sudah meninggal sejak dua jam yang lalu sebelum diangkat dari sumur.

“Ditemukan lecet di dengkul, kaku mayat belum ada, korban diperkirakan meninggal sekitar dua jam yang lalu, juga tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan,” jelasnya.

Lebih lanjut, dr. Anim menjelaskan bahwa korban juga termasuk pasien lama yang mempunyai riwayat sakit jiwa yang diderita sejak SMP. Ia menyebut korban sering mengamuk kepada warga sekitar.

“Kesimpulan dari hasil pemeriksaan tim medis bahwa korban diperkirakan meninggal karena tenggelam, sehingga terjadi asfiksia (kekurangan oksigen), dan tidak ditemukan adanya tanda-tanda penganiayaan,” ujarnya.

Atas kejadian itu pihak keluarga korban tabah menerima kenyataan mengenaskan tersebut. (*)