Pati, palevioletred-jellyfish-458835.hostingersite.com – Kabar gembira bagi tenaga guru madrasah non PNS atau honorer di Kabupaten Pati. Tunjangan insentif dari Kemenag Pusat senilai Rp3 juta akan diturunkan.
Insentif ini diberikan kepada guru bukan PNS di satuan Raudhatul Athfal (RA), Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), dan Madrasah Aliyah (MA).
Kepala Seksi Pendidikan Madrasah kantor Kemenag Pati mengaku belum mengetahui berapa jumlah guru yang akan mendapatkan insentif.
Pasalnya uang tunai langsung ditransfer Kemenag Pusat ke nomor rekening yang bersangkutan.
“Terkait dengan insentif ini diperuntukan untuk para guru madrasah swasta yang belum menerima TPG (tunjangan profesi guru),” ujar Ruhani saat ditemui palevioletred-jellyfish-458835.hostingersite.com kemarin.
Adapun kriteria guru madrasah yang akan mendapatkan insentif ini diantaranya guru yang aktif mengajar di RA, MI, MTs atau MA/MAK dan terdaftar di program SIMPATIKA (Sistem Informasi Manajemen Pendidik dan Tenaga Kependidikan Kementerian Agama).
Serta guru yang memiliki Nomor PTK Kementerian Agama (NPK) dan/atau Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK).
Ruhani juga belum mengetahui kapan pencairan insentif tersebut. Namun beberapa kabar menyebutkan akan tersalur sebelum bulan November depan.
“Sampai saat ini belum ada kabar karena yang mencairkan kementerian agama. Langsung sehingga walaupun cair langsung di akun Simpatika masing-masing guru,” imbuhnya.
Insentif untuk guru honorer ini merupakan program tahunan dari Kemenag. Sedianya insentif disalurkan setiap bulan senilai Rp250 ribu.
Namun tahun ini pencairan insentif dilakukan dengan cara yang berbeda, dirapel selama satu tahun sehingga masing-masing guru langsung menerima uang tunai senilai Rp3 juta.
Bantuan ini diharapkan bisa menyambung hidup para guru honorer sekaligus memotivasi yang penerima untuk meningkatkan mutu dan layanan pendidikan. (*)
Wartawan Area Kabupaten Pati