palevioletred-jellyfish-458835.hostingersite.com – Permasalahan Dewi Persik dan Ketua RT tempat tinggalnya terus berlanjut. Hal ini berkenaan dengan sapi kurban.
Ia pun meminta masyarakat menilai polemic yang terjadi antara dirinya dan Ketua RT. Bahkan ia mengunggah video mediasi. Pedangdut 37 tahun ini juga mengatakan mediasi tersebut berujung dengan keputusan yang buntu.
“Ini mediasi kita, bisa kalian lihat, satu cewek melawan RT dan para jubirnya tanpa editing. Bagaimana menurut anda sikap RT yang seperti ini? Yang pakai baju putih si Pak RT, yang bilang ‘saya orang Betawi juga ada di baleho depan rumah saya’. Yang perempuan pakai baju putih istri dari Pak RT diduga,” kata Dewi Persik.
“Tunggu sabar, masih ada part 2 dan part 3-nya. Lagi loading gaes, sabar… sabar… yah yah. no edit2 kayak di TikTok atau YouTube orang lain. Real akan saya upload. Biar kalian nilai sendiri,” katanya lagi.
Tidak cukup itu saja, Dewi Persik pun melakukan live Instagram untuk menjawab segala pertanyaan dari warga maya.
“Untuk saudara Pak RT dan golongan lainnya, tunggu Part 2 dan 3, bagaimana kalian menanggapi soal RT dan warganya ini? Nggak habis-habis cobaan dari Allah, orang nyenggol dulu,” kata Depe.
“Heran, hidup kok nggak pengin damai ya. Capek banget hidup kayak gini. Belum off-air nyanyi, tapi nggak apa-apa biar Allah yang membalas ya,” timpalnya lagi.
Perlu diketahui sebelumnya, permasalahan ini bermula ketika Dewi Persik menceritakan hewan kurbannya ditolak di wilayahnya.
“Ketika saya live di situ banyak sekali yang komentar bahwa ini politik. Akhirnya saya bilang, kan dibilangnya kenapa colek Pak Anies, padahal saya tulisnya ‘apakah karena saya bertetangga dengan Pak Anies?’. Karena memang saya bertetangga dengan Pak Anies Baswedan. Akhirnya sejak itu banyak bertebaran ngomongin politik,” ungkap Dewi Perssik.
Redaksi palevioletred-jellyfish-458835.hostingersite.com