palevioletred-jellyfish-458835.hostingersite.com – Bertepatan dengan tanggal 12 Rabiul Awal, esok hari umat muslim akan merayakan hari kelahiran Nabi Muhammad SAW atau Maulid Nabi. Sebagai negara yang memiliki masyarakat mayoritas muslim, Maulid Nabi Muhammad SAW ditetapkan sebagai hari libur nasional.
Umat muslim sudah sepatutnya menyambut peringatan hari kelahiran sosok panutan Nabi SAW dengan sukacita dan merenungkan setiap ajaran Rasulullah SAW kepada seluruh umatnya. Dilansir dari DetikHikmah, berikut keutamaan merayakan Maulid Nabi SAW.
Dikumpulkan dengan orang saleh di akhirat
Menurut Imam Yafi’I, orang yang memperingati Maulid Nabi akan memperoleh pahala dan dikumpulkan bersama orang-orang shalih di akhirat, “Orang yang mengumpulkan saudara-saudara untuk merayakan Maulid Nabi Muhammad SAW, menyediakan makanan, menyediakan tempat, melakukan kebaikan, serta menjadi sebab dibacanya Maulid Nabi, maka Allah akan membangkitkannya di hari kiamat bersama orang-orang yang shalih dan berada di surga,” (kitab I’anatut Thalibin, juz III halaman 365).
Mendapatkan surga
Sirri al-Saqati berkata, “Orang yang menuju ke tempat untuk membaca Maulid Nabi Muhammad SAW, maka dia telah menuju ke taman surga. Karena ia tidak menuju ke tempat itu, kecuali karena cinta kepada Nabi.” Kemudian, Nabi Muhammad SAW bersabda, “Barang siapa mencintaiku, maka ia akan bersamaku di surga.”
Diberikan ampunan dan dijauhkan dari siksa kubur
Abu Lahab mendapat keringanan siksa kubur setiap hari Senin karena bergembira dengan lahirnya Rasulullah SAW. Diriwayatkan dalam hadits Imam Bukhari, dari Urwah bin Zubair bahwa ketika Abu Lahab meninggal, ia didatangi oleh salah seorang keluarganya dalam mimpi dan ditanyai tentang keadaannya. Abu Lahab menjawab, “Aku diringankan siksaku setiap hari Senin, karena aku pernah membebaskan budak wanita bernama Tsuwaibah yang telah menyusui Rasulullah SAW.”
Demikian beberapa keistimewaan merayakan hari lahir Rasulullah SAW. (*)
Redaksi palevioletred-jellyfish-458835.hostingersite.com