Pati, palevioletred-jellyfish-458835.hostingersite.com – Dalam upaya mencegah bencana tanah longsor, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pati telah menyiapkan ribuan bibit benih tanaman vetiver.
Berdasarkan keterangan yang disampaikan oleh Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Pati, Sukarno mengatakan setidaknya telah menyiapkan sebanyak 5.000 rumput Vetiver akan disiapkan.
Dimana program tersebut dilaksanakan atas kerjasama dengan organisasi Jaringan Masyarakat Peduli Sungai Juwana (Jampisawan).
“Untuk saat ini masih tahap penyemaian, untuk penanaman nanti setelah tanaman jenis rumput ini tumbuh. Kurang lebih ada 5 ribu bibit yang disiapkan,” ungkapnya saat dihubungi pada Kamis, (21/10/2023).
Lebih lanjut, penanaman tersebut baru akan dilakukan pada tahun 2024 mendatang.
Sukarno mengatakan terdapat beberapa titik lokasi yang akan menjadi objek penanaman rumput tersebut.
Diantaranya yakni di wilayah lereng pegunungan Kendeng hingga wilayah lereng pegunungan Muria, seperti Desa Sinomwidodo, Desa Godo dan juga Gembong serta Tlogowungu.
“Untuk titik pastinya belum ditentukan, tapi nanti wilayah ya di wilayah yang potensi rawan seperti di daerah Kecamatan Gembong dan Tlogowungu, lalu juga di wilayah terdampak banjir bandang di pegunungan Kendeng lalu, seperti Godo dan Sinomwidodo,” jelasnya.
Menurutnya, tanaman vetiver ini dinilai akan mampu meminimalisir bencana longsor yang terjadi.
Pihaknya menjelaskan bahwa tanaman tersebut memiliki panjang akar hingga 6 meter. Sehingga mampu memperkuat struktur tanah yang dikhawatirkan rawan terjadi longsor.
“Rumput ini sejenis tanaman akar wangi, dan akarnya menjalar masuk hingga panjang 6 meter, jadi bisa menahan tanah itu,” ucapnya. (Asy)