Apa Itu Ulul Azmi dan Siapa Saja yang Mendapatkannya?

palevioletred-jellyfish-458835.hostingersite.com – Ulul Azmi merupakan gelar yang diberikan Allah SWT kepada rasul-Nya atas ketabahan dan kesabaran yang luar biasa. Beberapa yang mendapat gelar istimewa ini diantaranya adalah Nabi Nuh AS, Nabi Ibraih AS, Nabi Musa AS, Nabi Isa AS dan Nabi Muhammad SAW.

Kelima Nabi yang bergelar Ulul Azmi tersebut memiliki kisah hidup dan berbeda-beda. Namun, kelimanya memiliki kesamaan yakni iman dan ketaatan kepada Allah SWT, serta kesabaran dalam melakukan dakwah untuk menyebarkan agama Islam pada umat-umatnya.

Apa itu gelar Ulul Azmi?

Dikutip dari DetikHikmah yang menukil penjelasan buku Akidah Akhlak karya Harjan Syuhada dan Fida’ Abdilah, Ulul Azmi berasal dari dua kata yaitu ‘ulul’ dan ‘azmi’. Ulul berarti ‘mempunyai’, sedangkan azmi berarti ‘tekad atau keteguhan hati yang kuat’. Dengan demikian, gelar Ulul Azmi merupakan penghargaan kepada rasul yang memiliki ketaban dan keteguhan yang kuat dalam menyebarkan agama Allah SWT.

Allah SWT berfirman dalam Al-Qur’an surah Al-Ahqaf ayat 35 yang berbunyi,

فَاصْبِرْ كَمَا صَبَرَ اُولُوا الْعَزْمِ مِنَ الرُّسُلِ وَلَا تَسْتَعْجِلْ لَّهُمْ ۗ كَاَنَّهُمْ يَوْمَ يَرَوْنَ مَا يُوْعَدُوْنَۙ لَمْ يَلْبَثُوْٓا اِلَّا سَاعَةً مِّنْ نَّهَارٍ ۗ بَلٰغٌ ۚفَهَلْ يُهْلَكُ اِلَّا الْقَوْمُ الْفٰسِقُوْنَ

Artinya: “Maka, bersabarlah engkau (Nabi Muhammad) sebagaimana ululazmi (orang-orang yang memiliki keteguhan hati) dari kalangan para rasul telah bersabar dan janganlah meminta agar azab disegerakan untuk mereka. Pada hari ketika melihat azab yang dijanjikan, seolah-olah mereka hanya tinggal (di dunia) sesaat saja pada siang hari. (Nasihatmu itu) merupakan peringatan (dari Allah). Maka, tidak ada yang dibinasakan kecuali kaum yang fasik.”

Kisah Nabi Ulul Azmi

Nabi Nuh AS berdakwah selama bertahun-tahun kepada keluarga dan kaumnya untuk menyembah Allah SWT dan meninggalkan kemusyrikan. Namun, hanya beberapa saja dari umatnya yang mengikutinya, sementara yang lain termasuk istri dan anaknya enggan menyembah Allah SWT.

Meski demikian, Nabi Nuh AS tetap tabah dalam berdakwah dan senantiasa berdoa kepada Allah SWT meski kaum kamu kafir menghina dan menuduh sebagai orang gila.

Selain itu, kisah Nabi Ibrahim AS yang lahir dari keluarga pembuat patung berhala dan hidup pada masa pemerintahan Raja Namrud, seorang raja yang sangat zalim. Nabi Ibrahim AS berdakwah kepada Raja Namrud dan kaumnya untuk berhenti menyembah berhala dan menghancurkannya.

Tindakan tersebut memicu kemarahan Raja Namrud hingga menjatuhi Nabi Ibrahim AS dengan hukuman dibakar hidup-hidup. Akan tetapi, atas izin Allah SWT, Nabi Ibrahim AS selamat dari kobaran api.

Selain nabi Ibrahim, Nabi Musa AS juga berdakwah di tengah kaum yang dipimpin oleh Raja yang kejam, yakni Raja Fir’aun. Raja Fir’aun menganggap Nabi Musa sebagai orang yang akan membahayakan kekuasaannya. Maka, ia bersama prajuritnya pun mencari dan mengejar Nabi Musa AS dan pengikutnya. Namun, Nabi Musa AS berhasil selamat dari kejaran karena mukjizat dari Allah SWT sehingga bisa membelah laut merah dengan tongkatnya.

Nabi Ulul Azmi selanjutnya adalah Nabi Isa AS yang lahir tanpa perantara ayah atas izin Allah SWT. Ibu Nabi Isa adalah Maryam yang taat beribadah. Saat lahir, Nabi AS telah mendapatkan mukjizat yang dapat membuktikan kekuasaan Allah SWT. Nabi Isa AS pun banyak mendapat cobaan dari kaumnya saat berdakwah, hingga pernah diancam akan dibunuh dengan cara disalib.

Selanjutnya adalah Nabi Muhammad SAW yang telah mengalami masa-masa sulit sejak kecil hingga dewasa. Rasulullah SAW mendapatkan tantangan terberat dalam berdakwah karena mendapatkan tekanan dan ancaman dari berbagai pihak, termasuk pamannya sendiri. Mukjizat terbesar yang diberikan Allah SWT kepada Nabi Muhammad SAW adalah Al-Qur’an. (*)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari palevioletred-jellyfish-458835.hostingersite.com  di Google News. silahkan Klik Tautan dan jangan lupa tekan tombol "Mengikuti"

Jangan lupa kunjungi media sosial kami

Video Viral

Kamarkos
Pojoke Pati