Mulai Surut, Berikut Daftar Desa di Pati yang Masih Tergenang Banjir

Pati, palevioletred-jellyfish-458835.hostingersite.com – Sepekan bencana banjir yang terjadi di Kabupaten Pati sejak Rabu, (13/3/203/24) lalu masih juga merendam sedikitnya sebanyak 55 desa di Pati.

Dimana ke 55 desa tersebut tersebar di 6 kecamatan, yakni Kecamatan Sukolilo, Gabus, Kayen, Juwana, Pati dan juga Kecamatan Jakenan.

Berdasarkan data yang berhasil dihimpun oleh tim palevioletred-jellyfish-458835.hostingersite.com melalui Situation Report (Sirep) bencana banjir per Rabu, (20/3/2024) yakni sebagai berikut.

Wilayah Kecamatan Sukolilo yang masih terendam banjir yakni mencakup Desa Gadudero, Wotan, Kasiyan, sebagian lahan pertanian Desa Baleadi dan juga Desa Baturejo.

Sementara Kecamatan Gabus mencakup Desa Banjarsari, Mintobasuki, Sunggingwarno, Babalan, Tanjunganom, Kosekan, Soko, Penanggungan, Pantirejo, Gempolsari, Bogotanjung, Wuwur, Tanjang ,Koripandriyo dan juga Sambirejo.

Sedangkan Kecamatan Kayen meliputi Desa Kayen, Trimulyo, Srikaton dan juga Desa Pasuruan.

Kecamatan Juwana meliputi Desa Mintomuluyo, Pekuwon, Margomulyo, Kauman, Kedung pancing, Kudukeras, Jepuro, Bumirejo, Doropayung, Gadingrejo dan Desa Bendar.

Kemudian untuk desa yang lain yakni Dengkek, Sinoman, Ngepungrojo, Sugiharjo, Gajahmati, Purworejo, Widorokandang dan Mustokoharjo untuk wilayah Kecamatan Pati.

Dilanjut untuk wilayah Kecamatan Jakenan, dimana banjir masih terjadi di Desa Ngastorejo, Bungasrejo, Tondomulyo, Kedungmulyo, Karangrowo, Glonggong, Kalimulyo, Tlogorejo, Sidoarom dan Desa Sonorejo.

Melalui Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pati, Martinus Budi Prasetyo mengatakan memang banjir telah surut dibeberapa wilayah Kabupaten Pati.

Seperti halnya 3 kecamatan yang sebelumnya terdampak banjir kini sudah mulai surut, yakni Kecamatan Tambakromo, Kecamatan Dukuhseti dan juga Kecamatan Batangan.

“Untuk 3 kecamatan itu air sudah surut, seperti Angkatan lor, angkatan kidul kecamatan Tambakromo. Lalu di wilayah Kecamatan Dukuhseti di desa Banyutowo dan Dukuhseti, juga Kecamatan Batangan,” jelasnya.

Lebih lanjut, pihaknya juga mengaku telah melakukan upaya penanganan terhadap para korban banjir di wilayah tersebut.

Beberapa kegiatan lain diantaranya melakukan asesmen, menggerakkan relawan, melakukan pengiriman alat-alat evakuasi yang dibutuhkan.

Tak hanya itu, beberapa bantuan kebutuhan logistik juga turut diberikan di beberapa wilayah yang terdampak banjir.

“Mulai dari upaya yang kami lakukan salah satunya ya untuk asesmen guna keperluan cepat tanggap, kemudian juga membantu untuk menyediakan kebutuhan mendesak bagi korban,” tegas Martinus. (Asy)