Jangan Berlebihan! Berikut 5 Jenis Minuman yang Membahayakan Kesehatan Usus

palevioletred-jellyfish-458835.hostingersite.com – Salah satu hal yang paling penting untuk diperhatikan adalah kesehatan usus. Usus yang sehat dianggap penting karena dianggap bisa menjaga sistem kekebalan tubuh agar tetap sehat. Beberapa penelitian menemukan hubungan antara ketidakseimbangan mikrobioma usus dan gangguan autoimun.

Untuk menjaga kesehatan usus, diperlukan asupan, baik berupa makanan dan minuman yang sehat, tanpa banyak pengawet dan gula tambahan. Namun, sering kali kita menemui berbagai pilihan jenis minuman yang berpotensi menimbulkan efek merusak usus. Apa saja? Simak penjelasannya berikut!

Teh manis

Menurut Toby Amidor, MS, RD, CDN, FAND yang merupakan seorang pakar nutrisi, beberapa minuman terburuk untuk kesehatan usus adalah minuman yang mengandung tambahan gula, seperti es the manis.

Sebuah studi yang diterbitkan pada tahun 2020 menemukan bahwa pola makan tinggi gula dapat memicu peradangan dan mengubah keseimbangan antara mikrobioma usus yang ‘baik’ dan ‘buruk’. Hal ini berdampak pada kondisi kesehatan usus yang buruk.

Jus berpemanis

Jus kemasan sering kali diolah dengan pemanis buatan dan tambahan gula yang jumlahnya cukup besar. Amidor juga mengatakan bahwa minuman yang mengandung banyak tambahan gula tanpa nilai gizi, dapat mengubah keseimbangan mikrobioma usus

“Jika Anda memilih jus, pilihlah jus yang 100% buah atau sayuran, karena jus tersebut menyediakan vitamin, mineral, dan fitonutrien dan diperhitungkan dalam asupan buah dan sayuran yang direkomendasikan setiap hari,” terangnya.

Minuman energi

Minuman energi berguna untuk menghilangkan rasa lelah akibat aktivitas berat. Menurut Lauren Harris-Pincus, minuman energi mengandung kafein tinggi yang dapat menyebabkan maag, peradangan, hingga diare. Pincus menjelaskan bahwa kelebihan kafein dapat menyebabkan lambung mengeluarkan lebih banyak asam dari biasanya, sehingga dapat memperburuk gejala refluks.

Minuman bersoda

Minuman bersoda mengandung banyak gula rafinasi, yang dapat menyebabkan gangguan pencernaan karena gula mungkin tidak diserap dengan baik ke dalam usus Anda. Hal ini menyebabkan air ditarik ke saluran pencernaan dan ke dalam usus untuk mengencerkan dan membuang kelebihan gula, yang dapat menyebabkan feses menjadi encer atau diare.

Alkohol

Minuman beralkohol dapat mempengaruhi mikrobiota yang menyebabkan ketidakseimbangan bakteri di usus. Ketidakseimbangan ini menyebabkan peradangan, menurut Joan Salge Blake, EdD, RDN, profesor nutrisi di Universitas Boston.

Ia juga menjelaskan bahwa kebiasaan meminum alkohol kronis juga dapat merusak sel-sel yang melapisi usus, sehingga memungkinkan bakteri dan racun yang dihasilkannya bocor ke dalam aliran darah. (*)