palevioletred-jellyfish-458835.hostingersite.com – GERD (Gastroesophageal Reflux Disease) adalah kondisi medis yang terjadi ketika asam lambung naik ke kerongkongan karena katup antara lambung dan kerongkongan tidak berfungsi dengan baik.
Kondisi tersebut dapat menimbulkan gejala yang tidak menyenangkan dan jika tidak diobati, dapat mempengaruhi kualitas hidup seseorang.
Ciri-ciri Penderita GERD
- Pembakaran Perut (Heartburn)
Gejala paling umum dari GERD adalah sensasi terbakar di dada yang sering kali terasa di belakang dada dan bisa naik sampai tenggorokan. Sensasi tersebut bisa menjadi lebih buruk setelah makan, berbaring, atau miring.
- Rasa Pahit di Tenggorokan
Penderita GERD sering merasakan sensasi pahit atau asam di belakang tenggorokan, terutama setelah makan atau saat berbaring.
- Kembung
Gejala pencernaan seperti kembung, perut terasa penuh, atau sulit menelan (disfagia) juga sering ditemukan pada penderita GERD.
- Batuk Kronis
Asam lambung yang naik ke kerongkongan dapat menyebabkan iritasi dan batuk yang tidak kunjung sembuh meskipun sudah diobati.
- Sakit Tenggorokan
Rasa tidak nyaman atau sakit di tenggorokan, terkadang disertai dengan perasaan ada yang mengganjal.
- Sulit Menelan
Pada beberapa kasus, GERD bisa menyebabkan kesulitan saat menelan makanan atau minuman.
- Sesak Napas
Terutama saat aktivitas fisik atau pada posisi tertentu, seperti berbaring telentang.
Faktor Risiko dan Pencegahan
- Makanan dan Gaya Hidup
Konsumsi makanan pedas, berlemak, atau berkarbonasi dapat memperburuk gejala GERD. Selain itu, obesitas, merokok, dan minuman beralkohol juga bisa meningkatkan risiko terkena GERD.
- Diagnosis dan Pengobatan
Diagnosis GERD biasanya didasarkan pada riwayat klinis dan gejala yang dialami pasien. Pengobatan meliputi perubahan gaya hidup, penggunaan obat antasida, penghambat pompa proton, atau dalam kasus yang parah, pembedahan (*)
Redaksi palevioletred-jellyfish-458835.hostingersite.com