Jepara, palevioletred-jellyfish-458835.hostingersite.com – Kejahatan siber berupa phishing seringkali dilancarkan penipu agar bisa mendapatkan akses informasi pribadi calon korban.
Guna mengantisipasi phishing terjadi, sejumlah perangkat daerah di Kabupaten Jepara pun mendapatkan pembekalan melalui sosialisasi Cash Management System (CMS).
Sekretaris Daerah Kabupaten Jepara, Edy Sujatmiko mengatakan bahwa teknik phishing seringkali dipakai untuk membobol rekening bank calon korban.
Dengan menyamar sebagai entitas tepercaya, pelaku biasanya memanfaatkan sejumlah saluran komunikasi misalnya surel (email) hingga melalui tautan (link), untuk menipu korban.
“Sering kali, korban menerima pesan yang mengarahkan ke tautan atau file apk. Begitu diakses atau diinstal, perangkat mereka bisa diretas dan data dikloning. Bahkan, perangkat yang digunakan bisa dikendalikan dari jarak jauh,” ujarnya.
Oleh karena itu, pihaknya berpesan agar user ID dan kata sandi dijaga kerahasiaannya utamanya yang terkait dengan sistem keuangan daerah.
“Kami pesan, siapa pun jangan sampai diberikan password ini,” ujarnya.
Sementara itu, Pimpinan Bank Jateng Cabang Jepara, Pramudjianto mengatakan bahwa pihaknya telah memberikan edukasi terkait phishing dan menambahkan lapisan keamanan berupa kode OTP pada setiap transaksi.
“OTP ini berfungsi seperti token keamanan tambahan,” ujarnya.
Meski begitu, pihaknya berharap masyarakat selalu waspada. Seperti misalnya memperhatikan domain CMS yang akan diakses.
“Meskipun sudah ada lapisan pengaman, kita tetap harus waspada,” imbuhnya.
Pramudjianto menambahkan, akan ada protokol keamanan tambahan, termasuk penggunaan jaringan privat (VPN) dan sistem pengenalan perangkat oleh server bank.
“Dengan cara ini, meskipun password diambil dan perangkat di-remote, selama alat yang digunakan tidak dikenali, akses tidak akan bisa dilakukan,” tuturnya. (*)
Redaksi palevioletred-jellyfish-458835.hostingersite.com