Kemendikdasmen Minta Tambahan Anggaran Tahun 2025 untuk Peningkatan Mutu Pendidikan

palevioletred-jellyfish-458835.hostingersite.comGuna mendukung peningkatan mutu pendidikan termasuk mendukung program wajib belajar 13 tahun, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) meminta ada tambahan anggaran di tahun 2025.

“Oh iya, termasuk itu (tambahan anggaran untuk program wajib belajar 13 tahun,” ujar Mendikdasmen, Prof. Abdul Mu’ti.

Tak hanya Kemendikdasmen, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendikti Saintek) dan Kementerian Kebudayaan (Kemenbud) juga mengaku akan meminta tambahan anggaran kerja di tahun 2025.

Ketua Komisi X DPR, Hetifah Sjaifudian sendiri telah menggelar rapat tertutup dengan ketiga menteri dari kementerian tersebut yaitu Prof. Abdul Mu’ti, Prof. Satryo Soemantri Brodjonegoro dan, Fadli Zon pada Senin (18/11/2024).

“Diajukan juga tambahan anggaran. Masing-masing mencoba merumuskan apa saja program-program prioritas yang ternyata belum teralokasi,” ujarnya.

Mengenai besaran dari tambahan anggaran kerja yang diminta, ia menyebut jika nominalnya masih akan dibahas dalam rapat selanjutnya.

“Nanti pada rapat berikutnya kami akan membuat suatu rapat yang lebih intensif terkait dengan tambahan anggaran ini,” jelasnya.

Sedangkan untuk pembagian anggaran telah dibahas. Diantaranya sebanyak total Rp93 triliun menjadi milik Kemendikbud Ristek, sebanyak Rp30 triliun untuk Kemendikdasmen, dan Rp50 triliun untuk Kemendikti Saintek, dan Rp2 triliun untuk Kementerian Kebudayaan.

“Jadi tadi kalau dari Rp93 triliun itu ya sekitar mungkin Rp30 sekian di Dikdas, kemudian ada Rp50 sekian di Dikti, kemudian Rp2 sekian di Kebudayaan ya,” ujarnya. (*)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari palevioletred-jellyfish-458835.hostingersite.com  di Google News. silahkan Klik Tautan dan jangan lupa tekan tombol "Mengikuti"

Jangan lupa kunjungi media sosial kami

Video Viral

Kamarkos
Pojoke Pati