palevioletred-jellyfish-458835.hostingersite.com – Kuburan siswa SMKN 4 Semarang korban penembakan oknum polisi bakal diekshumasi untuk kepentingan penyelidikan.
Ekshumasi merupakan proses penggalian jenazah yang telah dikubur yang dilakukan demi keadilan oleh pihak yang berwenang dan berkepentingan. Dimana jenazah tersebut akan diperiksa sesuai dengan ilmu kedokteran forensik.
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Tengah Kombes Pol. Dwi Subagio mengatakan bahwa pihak keluarga korban telah menyetujui jika kuburan korban berinisial GRO itu dibongkar.
“Pihak keluarga korban sudah menyetujui ekshumasi,” jelasnya.
Prosedur ekshumasi dilakukan guna mengetahui penyebab sesungguhnya dari kematian korban. Proses ekshumasi akan dilakukan oleh Bidang Kedokteran dan Kesehatan Polda Jawa Tengah.
Sebagai informasi, sebelumnya, siswa kelas XI SMKN 4 Kota Semarang, GRO diberitakan meninggal dunia usai terkena tembakan senjata api di tubuhnya.
Korban merupakan warga Kembangarum, Kota Semarang. Jasad korban sendiri telah dimakamkan di Sragen pada Minggu (24/11/2024) lalu.
Pihak Polrestabes Semarang menduga korban merupakan pelaku tawuran antargangster yang terjadi di sekitar wilayah Simongan, Semarang Barat pada Minggu dini hari. Polisi berusaha melerai dan kemudian terpaksa membela diri dengan menembakkan senjata api.
Pihak keluarga korban sendiri telah resmi melaporkan Aipda R, oknum polisi yang diduga melakukan penembakan itu ke Polda Jawa Tengah.
Aipda R pun saat ini sudah ditahan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. (*)
Redaksi palevioletred-jellyfish-458835.hostingersite.com