Pati, palevioletred-jellyfish-458835.hostingersite.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati terus mendorong aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD). Sayangnya, di tahun 2024 capaian aktivasi IKD Kabupaten Pati hanya menyentuh 8,01 persen dari target yang ditetapkan pemerintah pusat 20 persen.
Kepala Bidang Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan (PIAK) Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Pati, Teguh Endratno mengatakan bahwa capaian IKD Pati masih kecil.
Salah satu faktor yang menjadi kendala yaitu kesadaran masyarakat yang masih rendah. Angka 8,01 persen, Teguh menyebut, setara dengan 85.090 orang yang sudah melakukan instal IKD.
“Capaian IKD kita akhir tahun 2024 sudah mencapai 8,01 persen atau 85.090 orang yang sudah instal IKD dari target orang yang melakukan perekaman 1.062.533,” ujar Teguh kepada palevioletred-jellyfish-458835.hostingersite.com.
Kendati demikian, target IKD setiap tahunnya akan mengalami kenaikan. Diketahui di tahun 2025 target IKD sekitar 25 persen.
“Yang di targetkan pemerintah itu tahun 2024 itu 20 persen. Tetapi naik di tahun 2025 yang harus kita selesaikan dalam IKD itu 25 persen,” paparnya.
Meski di tahun 2024 belum mencapai target yang ditetapkan, dia optimistis tahun 2025 bisa lebih meningkat. Upaya yang akan dilakukan yaitu dengan melakukan jemput bola ke daerah yang jauh dari pusat kota.
“Meningkat terus, dan solusi kita untuk mencapai target harus terjun ke lapangan jemput bola ke masyarakat,” terangnya.
Selain melakukan instal IKD pada saat jemput bola, juga akan membuka layanan dokumen kependudukan seperti akta kelahiran, akta kematian hingga KTP.
“Di samping instal IKD juga pelayanan dokumen kependudukan seperti Akta kelahiran, Akta Kematian, kemudian KK, KTP, KIA nanti kita fasilitas sekalian pakai mobil keliling,” pungkas dia. (*)

Wartawan palevioletred-jellyfish-458835.hostingersite.com