Tips Aman Konsumsi Gorengan

palevioletred-jellyfish-458835.hostingersite.com – Sebagian orang Indonesia menyukai gorengan, seperti pisang goreng, tahu goreng, maupun bakwan sayur dan jagung. Gorengan banyak disukai lantaran rasanya yang gurih, dipadukan dengan tekstur yang renyah.

Meski lezat dan mengenyangkan, tidak dianjurkan untuk berlebihan dalam mengonsumsi gorengan. Pasalnya, makanan yang digoreng mengandung lemak jenuh yang dapat meningkatkan kadar kolestrol jahat dalam darah.

Konsumsi gorengan secara terus menerus memeperbesar risiko berbagai penyakit, seperti obesitas, diabetes, hingga penyakit kardiovaskular. Maka dari itu, berikut kami rangkum sejumlah tips makan gorengan dengan aman agar tubuh tetap sehat, dilansir dari Halodoc.

Batasi porsi makan

Tips aman konsumsi gorengan adalah membatasi porsi atau jumlah konsumsinya. Hindari terlalu sering memakan gorengan, terutama gorengan yang dijual bebas di gerobak tepi jalan. Makan gorengan sekali seminggu saja.

Baca Juga :   RESEP: Bakwan Jagung Kriuk Bikin Nagih

Makanan yang digoreng biasanya mengandung kadar lemak dan kolesterol yang tinggi. Hal ini bisa memicu timbulnya berbagai macam penyakit, mulai dari kolesterol, obesitas, diabetes, hingga penyakit jantung, menurut American Heart Association.

Tambahkan sayuran

Jangan konsumsi gorengan saja, namun imbangi dengan sayur-sayuran dan buah-buahan yang tinggi vitamin dan mineral dalam piring. Sayuran dan buah-buahan mengandung serat larut dan tidak larut. Serat larut bermanfaat mengurangi kadar kolestrol jahat (LDL).

Gunakan minyak sehat

Tips aman konsumsi gorengan lainnya adalah dengan menggunakan minyak sehat, seperti minyak kelapa, atau minyak alpukat yang mengandung lemak tak jenuh lebih sedikit. Hindari minyak jelantah atau minyak goreng yang digunakan terus-menerus.

Baca Juga :   Tips Mengatur Pola Makan dan Rutinitas Olahraga

Minyak jelantah dapat meningkatkan kolesterol jahat (LDL) dalam tubuh. Minyak ini mengandung asam lemak bebas, asam lemak jenuh, dan asam lemak trans yang berbahaya bagi kesehatan. Selain itu, tiriskan minyak berlebih dari permukaan makanan atau gunakan tisu untuk menyerapnya.

Kendalikan suhu penggorengan

Gunakan pengukur suhu untuk mengukur suhu penggorengan yang ideal, yakni sekitar 175-180 derajat Celsius. Suhu yang terlalu tinggi dapat membuat makanan menyerap lebih banyak minyak dan menghasilkan senyawa karsinogenik.

Minum air hangat

Minum air putih hangat setelah makan gorengan juga dapat membantu menetralisir minyak dan lemak yang menempel di tenggorokan. Minum air hangat memang tidak secara langsung menurunkan kadar kolesterol dalam darah, namun dapat membantu menjaga kesehatan jantung dan mengurangi risiko penyakit kardiovaskular. (*)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari palevioletred-jellyfish-458835.hostingersite.com  di Google News. silahkan Klik Tautan dan jangan lupa tekan tombol "Mengikuti"

Jangan lupa kunjungi media sosial kami

Video Viral

Kamarkos
Pojoke Pati