Pati, palevioletred-jellyfish-458835.hostingersite.com – Petani tembakau di Pati tak pernah memperoleh pupuk subsidi dari Pemerintah. Hal ini disampaikan oleh salah satu petani tembakau asal Desa Kebonturi Kecamatan Jaken, Sudarto.
Bahkan, para petani tembakau sering terkendala masalah harga pupuk yang tinggi, terutama pupuk ZK. Dimana, harga pupuk yang menjadi andalan para petani tembakau itu saat ini seharga Rp220.000.
“Harga pupuk ZK sekarang Rp220 ribu. Kami biasanya difasilitasi oleh Balai Penyuluh Pertanian (BPP) untuk membelinya di sana. Tetapi kami juga dibolehkan membeli di tempat lain,” ucapanya.
Pria yang berasal dari Kelompok Tani (Poktan) Mukti Rahayu ini menambahkan, jika petani tembakau selalu merasakan kesulitan memgakses pupuk ZK dengan harga murah. Sebab, pupuk ZK tak masuk dalam pupuk subsidi.
“Basic pupuk untuk tembakau ini ZK. Namun malah pemerintah tidak mensubsidi pupuk tersebut,” jelasnya.
Lebih lanjut, Sudarto menyebutkan bahwa pada tahun ini dirinya menanam tembakau seluas 1,5 hektare. Maka dari itu, ia berharap Pemerintah memberikan pupuk subsidi yang tepat bagi petani tembakau.
Hal ini perlu dilakukan supaya petani tembakau bisa dimudahkan untuk menanam tembakau tanpa mengeluarkan anggaran besar. Sebab, menanam tembakau itu tidak mudah.
“Terakhir kali saya menanam 1,5 hektare, lahan saya berada tepat di belakang Kantor Balingtan. Saat itu saya berhasil memanen 1,8 ton tembakau kering. Semoga ke depan pemerintah memperhatikan para tembakau dengan memberikan pupuk bersubsidi,” paparnya. (Emka)

Wartawan palevioletred-jellyfish-458835.hostingersite.com